Arsip

Archive for the ‘Peristiwa’ Category

DPR Plesiran dengan Dana 5,7 M

April 16, 2011 Tinggalkan komentar

Di tengah jadwal reses atau masa istirahat sidang parlemen, Komisi I DPR RI diam-diam menggelar kunjungan kerja ke lima negara. Menurut catatan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), anggota Komisi I menggelar kunjungan kerja ke Amerika Serikat, Turki, Rusia, Spanyol, dan Perancis.

“Selain DPR tidak mau menghentikan pembangunan gedung baru DPR, ada juga ‘hobi’ lain yang tidak mau dihentikan, yaitu mengenai jalan-jalan ke luar negeri. Diam-diam, anggota DPR dari Komisi I, Rabu, tanggal 13 April 2011, melakukan kunjungan ke luar negeri alias plesiran ke luar negeri,” ungkap Koordinator Advokasi dan Investigasi Ucok Sky Khadaffi, Jumat (15/4/2011).

Menurut Fitra, komisi untuk pertahanan, keamanan, dan informasi ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk pergi ke luar negeri. Setiap rombongan terdiri dari 11 anggota Komisi I DPR RI dan tiap-tiap perjalanan menghabiskan waktu satu minggu atau tujuh hari ke depan.

Baca selanjutnya…

Film “Tanda Tanya”; Apa Maunya?

April 16, 2011 Tinggalkan komentar

“Soal akidah, di antara Tauhid Mengesakan Allah, sekali-kali tidaklah dapat dikompromikan atau dicampur-adukkan dengan syirik. Tauhid kalau telah didamaikan dengan syirik, artinya ialah kemenangan syirik.” (Prof. Hamka, dalam Tafsir al-Azhar)

Perlu digarisbawahi, saat menonton film “?” (Tanda Tanya) pada tayangan perdana, 6 April 2011 lalu, saya adalah seorang Muslim. Saat memberikan komentar dan memberikan catatan kritis ini, saya juga tetap Muslim, dan saya menggunakan perspektif Islam dalam menganalisis film “?”. Sebagai Muslim, saya telah berikrar: “Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.”

Dengan syahadat Islam itu, saya bersaksi, saya mengakui, bahwa Tuhan saya adalah Allah. Tuhan saya bukan Yahweh, bukan Yesus, bukan Syiwa. Tuhan saya Satu. Tuhan saya tidak beranak dan tidak diperanakkan. Saya mengenal nama dan sifat Allah bukan dari budaya, bukan dari hasil konsensus, tapi dari al-Quran yang saya yakini sebagai wahyu dari Allah kepada Nabi Muhammad saw. Karena itu, sejak dulu, dan sampai kiamat, saya dan semua orang Muslim memanggil Tuhan dengan nama yang sama, Allah, yang jelas-jelas berasal dari wahyu.

Baca selanjutnya…

Siapa dan Apa Motivasi Bom Bunuh Diri di Cirebon?

April 16, 2011 Tinggalkan komentar

Di tengah-tengah menyurutnya perang melawan terorisme yang selama digalang oleh AS dan Sekutunya, dan bersamaan dengan perubahan politik yang luas di dunia Arab dan Afrika Utara, menuju ke arah sistem demokrasi dari rezim-rezim otokratis, di Indonesia justru berjalan menuju ke arah yang semakin meningkatnya kecenderungan kembali ke arah otoritarianisme.

Tidak pernah bisa dipahami, bagaimana seseorang meledakkan dirinya di sebuah masjid di kompleks kepolisian kota Cirebon, yang kemudian menimbulkan efek pemberitaan dan opoini yang sangat luas melalui jaringan media.

Bom bunuh diri di Mapolres Cirebon itu, efek damage  (kerusakan) tidak terlalu hebat, karena jenis bom yang digunakan adalah low explosif, dan hanya menimbulkan luka-luka. Tetapi, efek damagenya berupa opini, khususnya terhadap umat Islam luar biasa. Karena, setiap terjadi aksi kekerasan, secara langsung “telunjuk” selalu diarahkan kepada umat Islam.

Baca selanjutnya…

Kejanggalan Pemikiran Ulil Abshar Abdalla tentang Islam

April 13, 2011 Tinggalkan komentar

“Kata “kebebasan” (freedom) memunculkan berbagai golongan manusia untuk melawan terhadap segala kekuatan, terhadap setiap kekuasaan, bahkan terhadap Tuhan dan hukum-hukum alam. Dengan alasan ini, kita – ketika tiba di Kerajaan kita – akan menghapus kata ini dari kamus kehidupan karena mengisyaratkan suatu prinsip kekuatan yang brutal yang dapat mengubah rakyat menjadi binatang buas yang haus darah” (Protocol of Zion).

KEHADIRAN gagasan liberalisasi Islam, yang kemudian dikenal dengan sebutan “Islam Liberal,” dalam dunia pemikiran Islam akhir-akhir ini, khususnya di Indonesia, telah menimbulkan kontroversi dan perdebatan panjang. Ini karena banyaknya ide dan gagasan yang mereka usung sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip akidah dan syariat Islam. Tren pemikiran Islam Liberal merupakan fenomena global yang belakangan ini menggejala di hampir seluruh dunia Islam. Ia menyebar dan menjalar ke setiap lini kehidupan masyarakat muslim seiring dengan derasnya ekspansi neo-imperialisme Barat yang dibuat atas nama globalisasi dan perang melawan terorisme. Di Indonesia tren ini selalu diidentikkan dengan Jaringan Islam Liberal (JIL), meskipun tidak seluruh orang-orang yang berfikiran liberal yang ada di Indonesia tergabung secara formal dalam jaringan ini. Tren ini menyebar di berbagai institusi-institusi perguruan tinggi, organisasi keagamaan, dan juga LSM-LSM.

Baca selanjutnya…

Panduan Al-Qur’an Dalam Mengenal Musuh

Maret 27, 2011 Tinggalkan komentar

Gelombang kebangkitan Islam dalam skala luas di Dunia Islam saat ini adalah hal baru yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Fenomena ini adalah contoh dari puncak kemarahan umat manusia terhadap kezaliman yang telah menindas kehidupan mereka. Kaum arogan selama ini dengan semena-mena mengganggu kehidupan sosial, budaya, politik dan ekonomi bangsa-bangsa di dunia dan menciptakan atmosfir kelabu dalam kehidupan dunia yang tidak sejalan dengan fitrah manusia. Karena itu, saat fitrah tergugah kesannya akan sangat mendalam dan mendatangkan kebaikan diantaranya adalah dengan munculnya semangat kebencian terhadap kaum durjana dan boneka-boneka mereka. Inilah yang tengah terjadi di kawasan Timur Tengah saat ini.

Baca selanjutnya…

Menolak Hukum Allah dan Mengabaikan Kewajiban Sholat

Maret 27, 2011 Tinggalkan komentar

Setiap tanggal 27 Rajab biasanya ummat Islam segera teringat peristiwa Isra Mi’raj yang dialami Nabi Muhammad Shallallahu’alaihiWasallam limabelas abad yang lalu. Memang, peristiwa diperjalankannya hamba Allah dari Masjid Al-Haram di Mekkah ke Masjid Al-Aqsho di Baitul Maqdis kemudian menembus tujuh lapis langit hingga berjumpa langsung dengan Allah SWT di Sidratul Muntaha merupakan sebuah kejadian menakjubkan dan penuh mukjizat. Apalagi sepulang dari perjalanan itu Nabi Shallallahu’alaihiWasallam membawa perintah Allah SWT agar dirinya dan ummat Islam menegakkan kewajiban sholat lima waktu sehari semalam. Inilah umumnya yang diingat oleh kita ummat Islam setiap kali memasuki bulan Rajab.

Baca selanjutnya…