Beranda > Peristiwa > Hakulyakin Arsyid-Andre T Menang Pemilukada 2 Tangsel

Hakulyakin Arsyid-Andre T Menang Pemilukada 2 Tangsel

Oleh Amar H Abd Somad BSc

Pada Pemilukada pertama, konsolidasi Tim Sukses Kandidat Walikota Tangsel Drs H Arsyid-Andre Taulany kurang pas. Kita banyak dapat kendala baik dalam Persiapan Tim, Pengadaan Dana, logistic dan lain sebagainya. Kita belum matang menangani semua itu.

Tapi saat ini, sampai hari penyoblosan tanggal 27 Februari 2011, kami lebih serius, lebih matang, lebih siap. Kini makin banyak para tokoh masyarakat terjun bersosialisasi demi pemenangan Arsyid-Andre. Kami akui, di Pemilukada lalu, masih banyak sekali tokoh yang belum mengaktifkan diri, sehingga suara Arsyid-Andre kalah tipis di Ciputat Timur dan Ciputat.

Yang selanjutnya karena Arsyid belum pernah menjabat sebagai camat di Ciputat. Lain dengan suara mendukung Arsyid di Kecamatan Pamulang, Serpong, Setu, dia pernah menjabat di sana. Karena bila dia belum pernah jadi camat di Kecamatan Ciputat dan Pondokaren, sehingga dia kalah tipis. Bila dia pernah menjabat di suatudaerah,maka kedekatan emosional warga dan Arsyid, kuat. Akan berbeda dengan daerah yang belum pernah dia ditugaskan di situ.

Jadi wajar kalau Pemilu yang lalu Arsyid kalah tipis di Ciputat dan Pondokaren. Dan alasan berikutnya karena di Kec Ciputat Timur dan Ciputat sarat kecurangan. Maka itu, sejak awal sampai menjelang hari ‘H’, atau penyoblosan di TPS-TPS, kami Tim Sukses dan Pemenangan Arsyid-Andre T makin merapatkan barisan, dan makin menguatkan konsolidasi antara kami. Khususnya di daerah-daerah rawan/vakum/yang dulunya kurang pemilih Arsyid-Andre T.

Kita harus bisa memilih pemimpin yang pro rakyat. Konsolidasi Tim dan Para Tokoh masyarakat pro Arsyid-Andre T harus terus diupayakan demi kemenangan itu, meski dana mesti dirogoh dari kantong sendiri-sendiri.

Kita lakukan kegiatan ngobrol-ngobrol pencerahan ke arah kemajuan warga Tangsel melalui tangan Arsyid yang nota bene aseli dan putera daerah Tangsel. Perjuangan ini demi membela diri kita sendiri, yang sejak turun temurun lahir dan besar di sini. Kita berjuang memenangkan Arsyid demi kesejehteraan warga Tangsel secarea keseluruhan, yang berjumlah sekitar 1,4 juta jiwa itu.

Target kita bila memenangkan Arsyid jadi Walikota priode 2011-2016, yaitu menciptakan kemajuan bagi masyarakat Tangsel, dan lebih modern dan bermartabat dari yang lalu. Kita bertekad harus hidup lebih sejahtera, lebih berpendidikan lagi setelah Arsyid-Andre terpilih jadi Walikota dan wakilnya. Dan menjadikan masyarakat Tangsel motor pembangunan ke depan. Sehingga bukan orang luar yang non asli Tangsel itu saja yang berhak menikmati kekayaan multidimensi di Tangsel, melainkan juga khususnya segenap warga Tangsel.

Jangan sampai orang lain yang menikmati kemakmuran yang ada di Tangsel. Orang luar yang diterjun-payungkan begitu saja dari dari luar Tangsel ke dalam jantungnya Tangsel yang meraup kekayaan Tangsel. Bahwa kita tidak tahu isi perut dan jatidiri mereka, dan mereka mau ngapain di sini?

Bila kita memilih calon walikota Tangsel aseli keturunan Tangsel, maka tentu kebijakannya akan pro ke warga aseli Tangsel. Penyusunan APBD-nya pun yang dilaksanakan setiap tahun, akan lebih baik lagi. Kinerja Arsyid-Andre T sudah barang tentu akan membela dan pro aktif kepada warga Tangsel, berbeda dengan Walikota Tangsel yang bukan putera daerah.

Contohnya dulu, sebelum Tangsel memisahkan diri dari Kabupaten Tangerang, pembangunan Tangsel keleleran, banyak jalan rusak tak pernah kunjung diperbaiki, kenapa? Karena saat itu para pejabat di Tangsel bukan orang aseli Tangsel.

Kalau Drs H Arsyid menang Pemilukada, mungkin saja akan mendukung pencalonan WH (Wahidin Halim) jadi Gubernur Banten priode 2012-2017. Tapi, Tim Sukses Arsyid-Andre T belum berpikir ke sana. Apalagi Tim WH belum ada yang konfirasi ke kami. Karena mamang misi kami saat ini masih berkutat pada penyuksesan Arsyid-Andre jadi Walikota Tangsel dan Wakilnya.

Saya selaku Sekretaris Komisi A (Pemerintahan) DPRD Tangsel dari Partai Hanura mengimbau agar setiap warga Tangsel berduyun-duyun mendatangi TPS masing-masing dan memenangkan Arsyid-Andre T. kepada para pejabat pemerintahan Kota Tangerang Selatan, supaya jangan lagi-lagi menggunakan kekuasan dan birokrasinya untuk mengintimidasi rakyat. Biarkan hatinurani mereka bebas memilih siapa saja kandidat yang mereka setujui dan percaya. Bila terjadi kecurangan seperti Pemilukada pertama, tentu kita akan sulit mengadakan Pemilukada ke-3.

Kita ingin pemilukada kedua ini berjalan semurni-murninya, terbebas dari segala kecurangan. Karena kerugian besar akibat Pengulangan Pemilukada adalah rakyat dan Pemerintahan Daerah itu sendiri.

Padahal bila tak ada kecurangan dan pengulangan Pemilukada, pekerjaan anggota DPRD tak hanya ngurusin Pemilukada, tapi bisa mengerjakan tugas penting yang lain. Rp16 miliar yang disediakan Pemkot Tangsel merupakan pemborosan. Bila uang sebanyak itu dipakai membangun sekolah, tentu belasan ribu sekolah berdiri, atau banyak jembatan layang tercipta, serta jalan-jalandiperpanjang.

*Penulis adalah Sekretaris Komisi A (Pemerintahan) DPRD Tangsel unsur Partai Hanura.

  1. Februari 16, 2011 pukul 10:11 am

    Sebagai warga yang sudah 17 tahun bermukim di PML tentu merasakan apa sepak terjang pak camat waktu itu, tapi kami tidak merasakan pembangungan yang signifikan di lakukan pak camat alias MANDEG jalan di tempat. Jadi lebih baik pilih pemimpin yang jelas dekat sama Pejabat Pemerintah Pusat di Banten. Otomatis dana pembangunan cepat meluncur cur cur cur

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: