Beranda > Mutiara Hati > MANIS TUTUR KATA

MANIS TUTUR KATA

“dan katakanlah kepada hamba-hambaku! Hendaklah mereka mengucapkan kata-kata yang terbaik…” (al-Isra: 53)

Manusia adalah makhluk yang selalu memiliki ketergantungan kepada orang lain, baik itu saudara, kerabat, sahabat atau yang lainnya, mereka selalu mendambakan hidup yang damai dan harmonis.

Secara naluri, setiap orang mempunyai keinginan untuk dapat berbuat kebaikan kepada orang lain, namun terkadang keinginan itu tidak dapat direalisasikan hanya karena alasan keterbatasan materi, padahal sesungguhnya, masih banyak cara dan jalan untuk dapat mewujudkan cita-cita suci tersebut, salah satu diantaranya adalah berusaha untuk selalu manis dalam bertutur kata. Memuji orang yang berbuat baik sekecil apapun, tidak membentak, tidak menghina dan lain sebagainya adalah sedekah, Rasulullah bersabda “tutur kata  yang baik adalah sedekah” (HR. Bukhari-Muslim).

Allah telah menjanjikan surga bagi hambanya yang selalu berusaha berkata baik sebagaimana sabda Rasulullah Saw, yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amru radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa Rasulullah pernah bersabda “di dalam surga terdapat sebuah kamar yang terlihat bagian luarnya dari dalam dan bagian dalamnya dari luar” seorang sahabat bernama Abu Malik al-Asy’ari bertanya! untuk siapakah kamar itu wahai Rasulullah? Rasulullah Saw menjawab, “kamar itu disediakan bagi orang yang bertutur kata baik, orang yang memberi makan orang lain, dan untuk orang yang shalat malam saat manusia sedang tertidur” (HR.Thabrani dan al-Hakim), “amalan yang dapat memasukkan seorang ke dalam surga adalah: memberi makan orang lain, menyebarkan salam, dan bertutur kata yang baik” (HR.Thabrani).

Dalam riwayat yang lain diceritakan pula oleh al-Bazzar dari Anas, dia berkata bahwa seseorang pernah berkata kepada Rasulullah Saw, ajarilah aku suatu amalan yang dapat membuatku masuk surga!, Rasulullah bersabda “berilah makan, sebarkanlah salam, perindahlah ucapan, dan shalatlah di malam hari saat manusia sedang tertidur, niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat” (Hadis Shahih)

Semua hadis di atas menunjukkan kepada kita betapa tutur kata yang baik memiliki posisi yang tinggi dalam Islam, ia adalah manifestasi dari kesalehan. Membahagiakan keluarga, tetangga, atau orang yang tidak kita kenal sekalipun tidak hanya bisa diukur lewat materi saja, akan tetapi semua yang terbaik yang kita miliki dapat kita jadikan sebagai ladang ibadah meski hanya sekedar tutur kata yang baik.

Dengan harta kita bisa bersedekah dan berempati, dengan salam kita dapat menebarkan keselamatan, dan dengan kata yang indah dan baik kita dapat  menebarkan kedamaian dan ketenangan. Bukankah Rasulullah Saw, pernah bersabda, “…takutlah kalian kepada neraka walaupun dengan sepotong kurma, dan barang siapa yang tidak mampu menginfakkan sepotong kurma, maka hendaknya bertutur kata yang baik” (HR.Bukhari-Muslim), Wallahu a’lam

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: